| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 3 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 1 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 21 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
20 Maret 2022 00:04:06 219 Kali
Kutuh, 17/03/2023 kemarin, warga Banjar Petangan Desa Adat Kutuh melaksanakan Pujawali Ida Bhagawan Penyarikan. Rangkaian pujawali ini dilaksanakan secara jelih atau tingkatan ageng, dimana dilaksanakan setahun sekali bertepatan dengan purnama sasih kedasa.
Turut hadir dalam kegiatan Perbekel, Bendesa Adat, BPD, Prajuru, dan Perangkat Desa Kutuh untuk ikut menyaksikan jalannya upacara.
Pada kesempatan ini Pemerintahan Desa Kutuh memberikan punia berupa barang kepada panitia pelaksana kegiatan agar nantinya dapat dipakai sebagai sarana pelengkap penunjang kegiatan upacara. Dimana biaya ini merupakan hasil bagi usaha dari Bumdesa Kutuh.
di waktu yang bersamaan, Desa Adat Kutuh melalui Bendesa Adat juga menyerahkan punia yang berasal dari hasil bagi usaha BUMDA.
Dalam sambutannya Perbekel Kutuh I Wayan Mudana, ST menyampaikan permaklumannya bahwa, punia yang diberikan oleh Pemerintahan Desa ini meskipun tidak dapat mencakup seluruh kegiatan upacara, namun dapat digunakan sebagai sarana pelengkap.
“Punia yang kita berikan ini tentu tidak cukup untuk mencakup keseluruhan kegiatan upacara, namun kita berharap ini dapat digunakan sebagai sarana pelengkap upacara”, Ujar Wayan Mudana.
Selanjutnya Wayan Mudana juga menambahkan bahwa punia yang diberikan oleh Pemerintahan Desa maupun Desa Adat merupakan bentuk kebersamaan dan rasa kepemilikan dari masyarakat Desa Kutuh.
“Punia yang diberikan ini adalah sama, yaitu milik kita bersama masayrakat Desa Kutuh. Jadi tidak ada dibeda-bedakan ini Desa Adat ini Desa Dinas. Karena tujuannya sama untuk masayrakat Kutuh”, lanjut Wayan Mudana.
Upacara pujawali Banjar Petangan kali ini bertepatan 5 tahun telah dilaksanakannya karya ngenteg linggih. Maka pada saat ini dilaksanakakan pujawali jelih dan banten paregembal.
I Nyoman Mena selaku Kelian Banjar Adat Petangan mengucapkan terima kasih atas punia yang diberikan. Karena dengan adanya punia ini, menurutnya sudah sangat cukup untuk menuntaskan kegiatan upacara.
“Tiang selaku kelian Banjar Adat berterima kasih kepada bapak Perbekel beserta Jro Bendesa karena punia yang diberikan sudah sangat cukup untuk pelaksanaan kegiatan upacara. Seperti yang diharapkan oleh masyrakat, semoga usaha Desa Bumdes dan BUMDA dapat berjalan lancar. Sehingga untuk kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini dapat terus berlanjut”, tutur Nyoman Mena.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran