Penulis : I Wayan Lugraha
Seluruh isi dalam tulisan ini merupakan hasil studi, penelitian, serta pengamatan dari penulis. Masih diperlukan diskusi dan kesepakatan mulai dari tingkatan warga, pengempon hingga Desa Adat untuk penyempurnaan. Sebagai pegangan dan acuan bagi warga Desa Adat Kutuh.
Kahyangan/Pura di DesaKutuh (berdasarkan karakternya) :
Pura Dhang Kahyangan memiliki status ganda Dhang kahyangan dan Pengibeh Desa :
- Pura Gunung Payung.
- Pura Batu Pageh : Pujawali: Sukra, Keliwon Sungsang. ( Dalam Realitanya posisi Desa Adat Kutuh yang sampai saat ini diketahui hanya sebagai penyungsung). Pangempon Pura Batu Pageh sampai saat ini diketahui berasal dari keluarga Paibon Pak Mindra Banjar Sari, Ungasan.Terkait posisi Desa Adat Kutuh terhadap Pura Batu Pageh masih perlu penelitian lebih lanjut, hal ini dikarenakan Desa Kutuh memiliki Aci Sendiri seperti :
-
- Prosesi Ngelawad
- Memendak/ Nangluk Merana
- Memiliki Pratima yang ada di pesambyangan Pura Batu Pageh di Kutuh/ Paibon Jro Mangku Mintra (saat ini selaku Mangku Pura Batu Pageh dari Kutuh)
Pura Kahyangan Pangibeh (kahyangan desa terdiri dari 9 palebahan, sesuai mata angin yang dianalogikan oleh penulis dg Padma Bhuana
- Pr.Gunung Payung ---timur
- Pura Melang Kelod ---tenggara
- Pura Penyarikan ---selatan
- Pura Batu Pageh ---barat daya
- Pura Dauh Margi---barat
- Pura Uma Sanghyang ---barat laut
- Pura Melang Kaja ---utara
- Pura Bambang/Beji ---timur laut
- Pura Pengubengan --tengah

NB: (sudah dimuat pada buku: Spiritualisme di Kaki Bali, dan Kulit belakang Pura Pengubengan)
Kahyangan Tiga;
- Pura Desa : Pelinggih Catus pata
- Pura Puseh : Pura Tirtaning
- Pura Dalem : Pr Prajapati, Pura Tegal Penangsaran, Pura Taru Kutuh
Kahyangan Swagina
- Pura di semua Lembaga pendidikan (TK, SD,SMP.SMA)
- Pura di setiap banjar (4 banjar )
- Pura Ider Bhuana (Br.Kajajati) - pengobatan
- Pura. Batu Medinding/ Alas Harum pertanian
- Pura Segara, tani, nelayan
- Pura di setiap kantor (Perbekel, Adat, Piranti, dll )
- Pura Melanting
- Palinggih Ratu Ayu Manik Sari (Seni sakral)
- dst (*)
Pura Wewidian ( Pura Pendem, Pura Bayedan dll ) (*)
Pura Kawitan- Paibon (ada 47 palebahan, umumnya ada di Karang ayah desa).
Sanggah Kemulan Pakubon (keluarga)
Kawasan suci Pura Tan katon (*)
- Kawasan suci Panyekjekan.. pusat Pantai Pandawa sekarang
- Kawasan suci Tegal Penangsaran (kini sudah ada pelinggihnya)
- Kawasan suci Marga Tiga
- Kawasan suci Perempatan Agung..(ada pelinggih)
- Kawasan suci Segara Gunung Payung (Batu Kembar)
- Kawasan suci Pante Tanggun Bias
- Kawasan suci Tukad : ujungnya di Pura.Tirtaning, pangkalnya Loloan Bena, Segara Penyekjekan. Tukad Gangga - nya Desa Kutuh
- Kawasan suci Sawang Sambing/Batu Pageh
- Kawasan suci Sawang Melang
- Dll
(*) Masih perlu penelitian lebih lanjut
Nb: Istilah Pura pengibeh belum penulis temukan dalam Awig tertulis, tapi di Awig tak tertulis sebagai tradisi yang sudah terpatri dalam hati nurani pengempon.