| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 3 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 1 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 21 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
26 Februari 2023 23:28:29 108 Kali
Pasca diterbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali konsisten dilakukan di masing – masing Desa.
Khususnya Desa Kutuh yang semenjak kurang lebih 2 tahun terakhir telah menyelenggarakan Bulan Bahasa Bali ini dengan berbagai kegiatan lomba.
Melalui Widya Sabha Desa Adat Kutuh, tahun ini beberapa jenis lomba yang diselenggarakan seperti nyurat basa Bali, ngewacen aksara Bali dan mesatua basa Bali. Sekaligus dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Minggu (26/02/2023) di Gedung Sekretariat Adat Kutuh kemarin dilaksanakan penutupan Bulan Bahasa Bali.
Peserta yang terlibat terdiri dari siswa Sekolah Dasar, unsur Sekaa Teruna, PKK, serta Pasri Desa Adat Kutuh.
Bendesa Adat Kutuh Drs. I Nyoman Mesir dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen untuk menggali potensi sekaligus menciptakan duta – duta Desa kutuh untuk melestarikan Bahasa Bali Khususnya.
Dirinya juga menyampaikan kegiatan lomba tidak berhenti sampai disini. Dirinya mengatakan kegiatan lomba seperti Utsawa Dharma Gita perlu dilaksanakan kembali, agar menjadi budaya dikalangan siswa – siswa SD. Bahkan menurutnya kegiatan lomba ini harus berjenjang sampat ke tingkat yang lebih tinggi.
Senada dengan Nyoman Mesir, Sekretaris Desa Kutuh I Nyoman Camang juga menyampaikan hal yang sama. Dirinya mengungkapkan dukungan Pemerintahan Desa Dalam kegiatan ini sangat penuh.
“Pemerintah Desa Kutuh sangat mendukung dan mensupport penuh penyelenggaraan kegiatan pembinaan seperti ini. Karena pelestarian Adat Budaya menjadi konsen dari pimpinan kita Bapak Perbekel yang sudah dituangkan dalam RPJMDes”, tutur Nyoman Camang.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran