| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 7 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
12 Juli 2020 02:02:48 576 Kali
Setelah menghadapi pandemi covid-19 selama hampir empat bulan, kini Gubernur Provinsi Bali Bapak I Wayan Koster bersama jajaran pemerintahan lainnya siap untuk membuka kembali Kawasan objek wisata di Bali yang tidak terkena zona merah. Salah satu Kawasan objek wisata yang resmi dibuka oleh Beliau adalah Pantai Pandawa di Desa Kutuh pada Sabtu, 11 Juli 2020. Kawasan Pantai Pandawa resmi dibuka sebagai Destinasi Wisata dengan protokol kehidupan era baru dan digitalisasi berbasis QRIS. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Desa Adat Kutuh bersama Bank Mandiri dan Bank Indonesia.
“Kita berharap tahapan pertama ini dapat berjalan dengan baik agar dapat masuk ke tahapan kedua dengan membuka wisatawan nusantara dan tahapan ketiga yaitu pariwisata dengan melibatkan wisatawan mancanegara yang telah disiapkan sebaik-baiknya melalui terbitnya surat edaran Gubernur Bali nomer 3355 tahun 2020 mengenai kehidupan era baru” ujar Bapak Gubernur Bali I Wayan Koster dalam sambutannya.
Dalam acara tersebut, Koster juga menegaskan bahwa Bali siap memulai Era Baru dengan tetap melakukan penanganan COVID-19 guna meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap melakukan upacara keagamaan yang sesuai dengan kearifan local masyarakat Bali dan melakukan upacara yadnya kepada Kawasan objek wisata Pantai seperti Upacara Segara Kerti agar sekala dan niskala dapat memberikan kesejahteraan. Melihat kesiapan Pantai Pandawa menghadapi era baru, Koster yakin bahwa seluruh objek wisata salah satunya Pantai Pandawa mampu bekerjasama dalam mengangkat perekonomian di Bali yang sempat menurun beberapa bulan terakhir.
Gubernur Bali ditemani kepala pimpinan bank mandiri, PJ Perbekel Kutuh dan Bendesa Adat Kutuh dalam acara tersebut juga memperkenalkan sekaligus mencoba untuk pertama kalinya program baru yang dibuat oleh Bank Indonesia yaitu QRIS. “Satu cara hidup baru yaitu digitalisasi, semua transaksi yang ada secara elektronik berbasis QRIS yang dikembangkan oleh bank Indonesia bersama bank yang ada dibali. Saya sangat mendukung program ini karena aman, nyaman, efisien dan cepat” tambah Koster dalam sambutan tersebut. Selanjutnya Bank Mandiri memberikan bantuan berupa sembako dan alat medis disusul dengan acara pemotongan pita sebagai tanda peresmian dibukanya Pantai Pandawa oleh Gubernur Bali.
Bendesa Adat Kutuh, Drs. I Nyoman Mesir juga menuturkan bahwa Pantai Pandawa telah melakukan segala persiapan dengan sangat matang dan siap untuk bekerjasama dalam membangkitkan sektor pariwisata di Bali melalui Pantai Pandawa. Ia juga bertelimakasih kepada pihak Bank Mandiri dan seluruh masyarakat Desa Adat Kutuh yang telah mendukung acara tersebut. Acara ini juga dimeriahkan dengan atraksi paralayang oleh Timbis Paragliding Bali dan TNI AD Provinsi Bali. Terdapat 20 pilot paralayang professional dari Desa Adat Kutuh yang menerbangkan paralayang berisikan poster bertuliskan kata kata kiasan mengenai protokol kesehatan dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung acara tersebut. Acara tersebut ditutup dengan sesi wawancara dan beberapa kata penutup oleh MC.
Credit : Isha Octovia
Foto By : KIM Desa Kutuh
Pada artikel ini
12 Juli 2020 11:58:49
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran