| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 7 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
03 November 2021 08:39:18 595 Kali
Obsesi dan usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Desa untuk menggerakkan bidang olahraga di Desa Kutuh ternyata mendapat perhatian dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia.
Kemenpora menunjukkan apresiasinya dengan memberikan penghargaan kepada para pelaku olah raga yang telah berhasil meningkatkan olahraga diwuilayahnya. Seperti pembina, mantan atlet, pelopor olahraga, serta penggerak Desa.
Penghargaan yang diberikan ini sebelumnya melewati seleksi dari ratusan peserta diseluruh Indonesia. Desa Kutuh salah satu yang mendapatkan kesempatan tersebut. Dari sekian banyaknya kategori, Kutuh menjadi satu-satunya kategori Desa yang mendapatkan penghargaan sebagai Desa berprestasi penggerak olahraga.
Kemarin, Selasa 02/11/2021 Bertempat di Hotel Aston Bellevue Radio Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Perbekel Kutuh I Wayan Mudana, ST menerima langsung Penghargaan yang diserahkan oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Olahraga Kemenpora RI Dr. Raden Isnata, M.Pd.
Dalam sambutannya Raden Isnata menyampaikan bahwa apresiasi diberikan oleh Kemenpora RI tidak hanya kepada para atlet. Namun, insan dan kelompok yang telah mampu mengembangkan bidang olahraga juga merupakan prestasi yang perlu di apresiasi.
"Prestasi dibidang olahraga bukan hanya untuk para atlet, namun penggerak olahraga juga merupakan prestasi yang perlu kita apresiasi, karena dengan adanya insan-insan seperti ini, perkembangan olahraga dan potensi atlet muda Indonesia akan lebih banyak bermunculan kedepan", Ujar Raden Isnata.
Selanjutnya Raden Isnata juga menyampaikan banyak insan dan kelompok berprestasi. Namun, dalam penghargaan ini Kemenpora melihat bagaimana proses yang telah dilakukan.
“Ada yang bertanya kepada kita, bahwa diluar sana masih banyak juga yang berprestasi namun belum tersentuh. Ini kita jawab dengan proses, artinya bagaimana proses yang telah dilakukan setelah ditarik kebelakang, mulai dari merintis hingga berhasil”, lanjutnya.
Raden Isnata yang sebelumnya juga pernah ke Desa Kutuh dalam perhelatan Badung IFC telah melihat kondisi dan berdiskusi langsung mengenai perkembangan olahraga di Desa Kutuh.
Perbekel Kutuh juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenpora RI atas apresiasi dan penghargaan yang telah diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora atas apresiasi ini. Kami berbangga dan semakin bersemangat untuk melanjutkan obsesi kami, yakni melahirkan atlet-atlet baru di Desa Kutuh", Pungkas Mudana.
Wayan Mudana yang sebelumnya pernah sebagai Ketua Koordinator Olahraga Desa Kutuh menambahkan jika semua ini tidak terlepas dari peran pendahulu yang berkomitmen dibidang olahraga. Mudana yang juga melanjutkan, memahami tentang pemberdayaan masyarakat tidak hanya berbicara sektor ekonomi riil, olahraga juga merupakan salah satunya.
"Kita bisa lihat bahwa upaya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat tidak hanya melalui sektor ekonomi secara langsung, namun pengembangan potensi olahraga juga merupakan pemberdayaan", Sambungnya
Pada artikel ini
03 November 2021 17:21:19
08 Februari 2022 23:53:13
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran