| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 3 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 1 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 21 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
18 Februari 2022 15:03:22 275 Kali
Jumat, 18 Februari 2022 Perbekel Kutuh bersama LINMAS, Kaur Perencanaan dan Kasi Pemerintahan melakukan sidak penertiban pedagang. Sidak kali ini menyasar pedagang – pedagang yang masih membandel dan melewati batas trotoar yang digunakan sebagai tempat berjualan.
Tanpa basa-basi Perbekel Kutuh I Wayan Mudana, ST langsung menemui pedagang yang ada terlihat melanggar dan memberikan instruksi untuk memindahkan sarana dagangannya.
Dalam kesempatannya, Perbekel Kutuh menyampaikan bahwa komitmen Pemerintahan Desa Kutuh untuk mewujudkan tata ruang dan wilayah Desa Kutuh tidak main-main. Sidak akan terus dilakukan secara berkala dan sewaktu – waktu, sehingga warga ataupun pengusaha yang berada dekat dengan sempadan jalan utama terus ingat.
“Kita pemerintahan Desa Kutuh sangat mengatensi masalah ini, karena ini merupakan representasi wajah Desa. Bagaimana kita bisa dikatakan sebagai Desa Wisata sementara akses menuju Destinasinya sembrawut dan tidak karuan”, tegas Perbekel Kutuh
Sidak pedagang ini bukan yang pertama dilakukan oleh Pemerintah Desa Kutuh. Sebelumnya juga pernah dilakukan sidak, namun sampai saat ini masih ada yang melanggar. Dan untuk sidak kali ini Perbekel Kutuh secara langsung menginstruksikan kepada pedagang yang melanggar untuk segera membongkar sarana dagangannya yang melewati batas trotoar.
Selanjutnya, Perbekel mengajak seluruh masyarakat dan pedagang yang ada di Desa Kutuh untuk ikut mengawasi dan mengingatkan jika ada yang masih melanggar.
“Dalam kesempatan ini kita mengajak seluruh warga dan pelaku usaha untuk ikut mengingatkan serta memberikan teguran bila masih ada yang melanggar. Jangan takut, soal sempadan jalan ini sudah dikuatkan di dalam peraturan Desa Kutuh. Mari kita ngeh bersama, dan kita tunjukan wajah Desa yang cantik kepada wisatawan”, Imbuhnya.
Pelanggaran atas sempadan jalan ini tidak hanya berpengaruh kepada wajah desa yang kurang nyaman dipandang. Namun, jika dibiarkan berlarut-larut makan kekroditan dan permasalahan akan banyak timbul, salah satunya adalah permasalahan limbah, sampah dan banjir.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran