| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 7 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
01 Mei 2022 00:21:11 244 Kali
Sabtu 30/04/2022 kemarin, Krama Banjar Adat melaksanakan upacara pemlaspasan alit di tempat usahanya yang berlokasi di dekat Pantai Gunung Payung.
Diberi nama Gunung Payung Charming Resto, diharapkan usaha ini nantinya dapat memberikan nilai tamabah kepada warga Pantigiri dari sisi ekonomi.
I Wayan Suwija selaku kelian Banjar Adat Pantigiri, dalam kesempatannya menyampaikan proses berdirinya usaha ini buah dari keterlibatan Desa Adat dan krama banjar sendiri.
Secara spesifik Wayan Suwija memaparkan bahwa usaha ini berada dibawah naungan Desa Adat langsung. Sehingga nantinya untuk pembagian hasil dari keuntungan Resto 20% masuk ke Desa Adat dan 80%nya masuk ke Banjar dan Krama.
Sebelumnya, untuk mempercepat proses pembangunan resto ini krama Pantigiri melakukan urunan sebesar 2 juta rupiah per kepala keluarga. Dimana, Wayan Suwija menyebut ini sebagai dana mengendap atau saham yang nantinya akan dilakukan perhitungan. Sehingga krama dapat menerima manfaat tambahan dari usaha ini.
Terlihat dalam kegiatan kemarin, krama yang hadir memang sangat antusias menyambut dibukanya usaha mereka ini.
Dalam kesempatan ini turut hadir Perbekel, Bendesa Adat, Ketua BPD, dan Prajuru Desa Adat Kutuh.
Terkait dengan keterlibatan Pemerintah Desa, Wayan Suwija yang ditemui bersama pengelola usaha ini menyampaikan harapan untuk dapat memperluas kerjasama, khususnya dengan Bumdesa Kutuh.
Karena menurutnya, dengan melibatkan Pemerintah Desa dan Desa Adat dapat membuka peluang untuk tumbuh bersama dan memberikan nilai lebih bagi krama Pantigiri serta krama Desa Kutuh secara umum. Sehingga, dapat mempercepat pemberdayaan masyarakat.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran