| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 3 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 1 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 21 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
23 Juni 2022 12:46:54 193 Kali
Demi memaksimalkan serapan aspirasi masyarakat, hari ini Kamis (23/06/2022) Badan Permusayawaratan Desa Kutuh menyelenggarakan Pra Musyawarah Desa (MUSDES) dalam rangka perencanaan Desa tahun 2023.
Ketua BPD Wayan Sumantra S.Sos mengatakan sebelumnya kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat sudah dilaksanakan di masing – masing anggota BPD diwilayahnya masing-masing. Melalui musyawarah ditingkat dusun/banjar para anggota BPD secara langsung menerima aspirasi dari warga.
Menurut Nyoman Sumantra, kegiatan pra Musdes ini dilaksanakan untuk kembali memantapkan usulan dan aspirasi warga agar dapat lebih efesien dalam pembahasan Musdes yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juni mendatang.
Kegiatan pra Musdes dihadiri 50 orang yakni Perbekel, Bendesa Adat Kutuh, Kelian Banjar Adat, Prajuru, Pendamping Desa, Lembaga Pemerintahan Adat, Lembaga Pemerintahan Desa, Bumdesa, Bumda, Tokoh Agama, PHDI, Kelompok, dan Kalangan Pendidikan.
Perbekel Kutuh dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BPD yang telah menyelenggarakan pra Musdes, sehingga sangat membantu Pemerintah Desa meneropong serta mentapkan prioritas terhadap kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Kutuh.
Perencanaan pembangunan Desa tahun 2023 selanjutnya akan diselaraskan dengan Perencanaan Daerah Kabupaten Badung serta Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 Tentang percepatan penghapusan kemiskinan extrem.
Menanggapi hal tersebut Nyoman Sumantra mengatakan di Desa Kutuh saat ini belum ada masyarakat yang masuk keriteria kemiskinan extrem. Sehingga menurutnya anggaran dapat diarahkan ke hal lain.
“Saat ini masyarakat Kutuh belum ada yang termasuk kategori miskin secara extrem. Jadi anggaran dapat dialihkan ke hal lain. Seperti yang sudah dilakukan oleh Bapak Perbekel bersama Perangkat yakni menggulirkan program ketahanan pangan”, tutur Sumantra.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran