| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 7 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
28 Juli 2022 13:38:03 199 Kali
Semenjak beberapa bulan terakhir, Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) menjadi isu Kesehatan nasional. Bahkan, Bali tidak lepas dari wabah virus ini.
Menindaklanjuti hal tersebut pemerintah melakukan upaya pencegahan berupa vaksinasi terhadap hewan – hewan yang rentan, salah satunya adalah ternak sapi milik warga.
Hari ini 28/07/2022 UPTD Puskeswan Mengwi Kabupaten Badung, menerjunkan sebanyak 8 tim untuk memberikan vaksinasi kepada sekitar 700 ternak sapi di wilayah Desa Kutuh.
IB Putu Widnyana, S.P selaku Kepala UPTD Puskeswan Mengwi turun langsung untuk memantau berlangsungnya proses ini.
Dirinya mengungkapkan bahwa vaksinasi dilakukan untuk mencegah sekaligus dan menumbuhkan herd immunity ditiap kelompok dan wilayah, sehingga nantinya dapat menekan penyebaran virus PMK.
Vaksinasi direncanakan akan dilakukan dalam beberapa tahapan, yang pertama dilakukan hari ini, dilanjutkan dengan yang kedua, serta terakhir akan diberikan vaksin booster.
Menurut Putu Widnyana, virus PMK sampai saat ini tidak memberikan dampak kepada manusia secara langsung. Namun warga diminta untuk tetap memperhatikan lingkungannya khususnya ternak sapi yang dimiliki.
“Kita berharap vaksinasi ini dapat berjalan optimal, karena penyebaran virus ini sangat cepat menyerang ternak sapi. Kita berharap warga dapat melakukan pengawasan serta memastikan ternaknya mendapat vaksinasi”, Putu Widnyana.
Sampai saat ini di Desa Kutuh belum terindikasi ternak sapi yang terpapar virus ini. Namun sekretaris Desa Kutuh I Nyoman Camang menuturkan, Pemerintahan Desa Kutuh akan konsen melakukan pengawasan dan monitoring terhadap upaya pencegahan melalui Satgas PMK yang telah dibentuk.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran