| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 7 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
26 Agustus 2022 14:42:53 176 Kali
Pertama kali pasca pandemi Covid19 kegiatan tahunan yang menghadirkan atlet paralayang dari berbagai negara akhirnya kembali digelar.
Hari ini Jumat, 26/08/2022 berlokasi di site landing Paralayang Pantai Pandawa dilaksanakan Pembukaan Bali International Paragliding Accuracy Championship.
Perhelatan tahun ini diikuti oleh atlet paralayang dari beberapa wilayah di Indonesia, serta satu tim dari Malaysia.
Sekretaris Jendral Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Marsma TNI AU Fajar Adriyanto mengungkapkan, dari mancanegara hanya atlet Malaysia yang ikut berpartisipasi tahun ini. Dirinya menuturkan, hal tersebut dikarenakan pasca pemulihan Pandemi ini masih banyak negara yang menerapkan kebijakan perjalanan luar negeri terhadap warganya.
Sebelumnya event ini pernah dilaksanakan di Desa Kutuh pada tahun 2019 yang diikuti atlet dari berbagai negara. Namun karena pandemi, kegiatan ini sempat berhenti selama 2 tahun.
Selanjutnya, Fajar Adriyanto mengapresiasi Desa Kutuh yang selalu menyambut baik event ini. Mulai dari fasilitas landas dan akomodasi lainnya sangat didukung oleh pihak Desa.
Hal tersebut dibenarkan oleh Bendesa Adat Kutuh Drs. I Nyoman Mesir. Dimana dalam sambutannya mengungkapkan akan mendukung penuh event yang diselenggarakan oleh FASI ini. Karena menurutnya, penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan berbagai negara ini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan parwisata di Desa Kutuh.
Senada dengan yang disampaikan oleh Nyoman Mesir, Perbekel Kutuh I Wayan Mudana, ST melalui pemerintahan Desa juga turut serta mendukung serta akan memberikan fasilitasi jika diperlukan nantinya.
Wayan Mudana yang pernah terlibat sebagai panitia pada tahun 2019 ini mengaku sangat bangga atas perkembangan atlet paralayang yang ada di Desa Kutuh sekarang.
“Kami sangat berbangga hari ini, bukan karena dijadikan venue kegiatan saja. Namun, saat ini kita lihat atlet paralayang perwakilan bali saat ini didominasi oleh warga Desa Kutuh. Kita sangat berbangga atas hal ini”, tutur Wayan Mudana.
Tahun 2023 nanti, FASI Bali merencanakan akan membuat event yang lebih besar lagi, yakni World Paragliding Accuracy Championship. Dimana Desa Kutuh akan dipercaya menjadi venue event tersebut.
Pada artikel ini
Untuk artikel ini
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran